Showing posts with label batik. Show all posts
Showing posts with label batik. Show all posts
Saturday, 28 May 2016
Seni Kriya Nusantara
A. Konsep Karya Seni Rupa Terapan
Bentuk kebudayaan yang paling sederhana muncul pada zaman batu. Hal tersebut berkaitan dengan tingkat kecerdasan, perasaan dan pengetahuan yang disesuaikan dengan situasi dan kondisi yang dihadapi pada zaman itu. Untuk menunjang kelangsungan hidup, mereka membuat alat-alat dari bahan-bahan yang diperoleh di alam sekitar mereka. Sebagai contoh, kapak genggam dan alat-alat perburuan dibuat dari tulang dan tanduk binatang.
B. Pengertian Seni Kriya
Seni kriya sering disebut dengan istilah Handycraft yang berarti kerajinan tangan. Seni kriya termasuk seni rupa terapan (applied art) yang selain mempunyai aspek-aspek keindahan juga menekankan aspek kegunaan atau fungsi praktis. Artinya seni kriya adalah seni kerajinan tangan manusia yang diciptakan untuk memenuhi kebutuhan peralatan kehidupan sehari-hari dengan tidak melupakan pertimbangan artistik dan keindahan.
C. Unsur Karya Seni Kriya
Seni kriya mengutamakan terapan atau fungsi maka sebaiknya terpenuhi syarat-syarat sebagai berikut:
1. Utility atau aspek kegunaan
Ø Security yaitu jaminan tentang keamanan orang menggunakan barang-barang itu.
Ø Comfortable, yaitu enaknya digunakan. Barang yang enak digunakan disebut barang terap. Barang-barang terapan adalah barang yang memiliki nilai praktis yang tinggi.
Ø Flexibility, yaitu keluwesan penggunaan. Barang-barang seni kriya adalah barang terap yaitu barang yang wujudnya sesuai dengan kegunaan atau terapannya. Barang terap dipersyaratkan memberi kemudahan dan keluwesan penggunaan agar pemakai tidak mengalami kesulitan dalam penggunaannya.
2. Estetika atau syarat keindahan
Sebuah barang terapan betapapun enaknya dipakai jika tidak enak dipandang maka pemakai barang itu tidak merasa puas. Keindahan dapat menambah rasa senang, nyaman dan puas bagi pemakainya. Dorongan orang memakai, memiliki, dan menyenangi menjadi lebih tinggi jika barang itu diperindah dan berwujud estetik.
D. Fungsi dan Tujuan Pembuatan Seni Kriya
1. Sebagai benda pakai, adalah seni kriya yang diciptakan mengutamakan fungsinya, adapun unsur keindahannya hanyalah sebagai pendukung.
2. Sebagai benda hias, yaitu seni kriya yang dibuat sebagai benda pajangan atau hiasan. Jenis ini lebih menonjolkan aspek keindahan daripada aspek kegunaan atau segi fungsinya.
3. Sebagai benda mainan, adalah seni kriya yang dibuat untuk digunakan sebagai alat permainan.
E. Jenis-jenis Seni Kriya di Nusantara
1. Seni kerajinan kulit, adalah kerajinan yang menggunakan bahan baku dari kulit yang sudah dimasak, kulit mentah atau kulit sintetis. Contohnya: tas, sepatu, wayang dan lain-lain.
2. Seni kerajinan logam, ialah kerajinan yang menggunakan bahan logam seperti besi, perunggu, emas, perak. Sedangkan teknik yang digunakan biasanya menggunakan sistem cor, ukir, tempa atau sesuai dengan bentuk yang diinginkan. Contohnya pisau, barang aksesoris, dan lain-lain.
3. Seni ukir kayu, yaitu kerajinan yang menggunakan bahan dari kayu yang dikerjakan atau dibentuk menggunakan tatah ukir. Kayu yang biasanya digunakan adalah: kayu jati, mahoni, waru, sawo, nangka dan lain-lain. Contohnya mebel, relief dan lain-lain.
4. Seni kerajinan anyaman, kerajinan ini biasanya menggunakan bahan rotan, bambu, daun lontar, daun pandan, serat pohon, pohon pisang, enceng gondok, dll. Contohnya: topi, tas, keranjang dan lain-lain.
5. Seni kerajinan batik, yaitu seni membuat pola hias di atas kain dengan proses teknik tulis (casting) atau teknik cetak (printing). Contohnya: baju, gaun dan lain-lain.
6. Seni kerajinan keramik, adalah kerajinan yang menggunakan bahan baku dari tanah liat yang melalui proses sedemikian rupa (dipijit, butsir, pilin, pembakaran dan glasir) sehingga menghasilkan barang atau benda pakai dan benda hias yang indah. Contohnya: gerabah, piring dan lain-lain.
F. Teknik dan Bahan Karya Seni Kriya
Ada beberapa teknik pembuatan benda-benda kriya yang disesuaikan dengan bahan. Alat dan cara yang digunakan antara lain cor atau tuang, mengukir, membatik, menganyam, menenun, dan membentuk.
1. Teknik cor (cetak tuang)
Ketika kebudayaan perunggu mulai masuk ke Indonesia, maka mulai dikenal teknik pengolahan perunggu. Terdapat beberapa benda kriya dari bahan perunggu seperti gendering perunggu, kapak, bejana, dan perhiasan.
Teknik cetak pada waktu itu ada dua macam:
· Teknik Tuang Berulang (Bivalve)
Teknik bivalve disebut juga teknik menuang berulang kali karena menggunakan dua keeping cetakan terbuat dari batu dan dapat dipakai berulang kali sesuai dengan kebutuhan (bi berarti dua dan valve berarti kepingan). Teknik ini digunakan untuk mencetak benda-benda yang sederhana baik bentuk maupun hiasannya.
1· Teknik Tuang Sekali Pakai (A Cire Perdue)
Teknik a cire perdue dibuat untuk membuat benda perunggu yang bentuk dan hiasannya lebih rumit, seperti arca dan patung perunggu. Teknik ini diawali dengan membuat model dari tanah liat, selanjutnya dilapisi lilin, lalu ditutup lagi dengan tanah liat, kemudian dibakar untuk mengeluarkan lilin sehingga terjadilah rongga, sehingga perunggu dapat dituang ke dalamnya. Setelah dingin cetakan tanah liat dapat dipecah sehingga diperoleh benda perunggu yang diinginkan.
Disamping teknik cor ada juga teknik menempa yang bahan-bahannya berasal dari perunggu, tembaga, kuningan, perak, dan emas. Bahan tersebut dapat dibuat menjadi benda-benda seni kerajinan, seperti keris, piring, teko, dan tempat lilin. Saat ini banyak terdapat sentra-sentra kerajinan cor logam seperti kerajinan perak. Tempat-tempat terkenal itu antara lain kerajinan perak di Kota Gede Yogyakarta dan kerajinan kuningan yang terdapat di Juwana dan Mojokerto.
2. Teknik Ukir
Alam Nusantara dengan hutan tropisnya yang kaya menjadi penghasil kayu yang bisa dipakai sebagai bahan dasar seni ukir kayu. Mengukir adalah kegiatan menggores, memahat, dan menoreh pola pada permukaan benda yang diukir.
Di Indonesia, karya ukir sudah dikenal sejak zaman batu muda. Pada masa itu banyak peralatan yang dibuat dari batu seperti perkakas rumah tangga dan benda-benda dari gerabah atau kayu. Benda- benda itu diberi ukiran bermotif geometris, seperti tumpal, lingkaran, garis, swastika, zig zag, dan segitiga. Umumnya ukiran tersebut selain sebagai hiasan juga mengandung makna simbolis dan religius.
Dilihat dari jenisnya, ada beberapa jenis ukiran antara lain ukiran tembus (krawangan), ukiran rendah, Ukiran tinggi (timbul), dan ukiran utuh. Karya seni ukir memiliki macam-macam fungsi antara lain:
a. Fungsi hias, yaitu ukiran yang dibuat semata-mata sebagai hiasan dan tidak memiliki makna tertentu.
b. Fungsi magis, yaitu ukiran yang mengandung simbol-simbol tertentu dan berfungsi sebagai benda magis berkaitan dengan kepercayaan dan spiritual.
c. Fungsi simbolik, yaitu ukiran tradisional yang selain sebagai hiasan juga berfungsi menyimbolkan hal tertentu yang berhubungan dengan spiritual.
d. Fungsi konstruksi, yaitu ukiran yang selain sebagai hiasan juga berfungsi sebagai pendukung sebuah bangunan.
e. Fungsi ekonomis, yaitu ukiran yang berfungsi untuk menambah nilai jual suatu benda.
3. Teknik membatik
Kerajinan batik telah dikenal lama di Nusantara. Akan tetapi kemunculannya belum diketahui secara pasti. Batik merupakan karya seni rupa yang umumnya berupa gambar pada kain. Proses pembuatannya adalah dengan cara menambahkan lapisan malam dan kemudian diproses dengan cara tertentu atau melalui beberapa tahapan pewarnaan dan tahap nglorod yaitu penghilangan malam.
Alat dan bahan yang dipakai untuk membatik pada umumnya sebagai berikut:
a. Kain polos, sebagai bahan yang akan diberi motif (gambar). Bahan kain tersebut umumnya berupa kain mori, primissima, prima, blaco, dan baju kaos.
b. Malam, sebagai bahan untuk membuat motif sekaligus sebagai perintang masuknya warna ke serat kain (benang).
c. Bahan pewarna, untuk mewarnai kain yaitu naptol dan garam diasol.
d. Canting dan kuas untuk menorehkan lilin pada kain.
e. Kuas untuk nemboki yaitu menutup malam pada permukaan kain yang lebar.
Sesuai dengan perkembangan zaman, saat ini dikenal beberapa teknik membatik antara lain sebagai berikut:
a. Batik celup ikat, adalah pembuatan batik tanpa menggunakan malam sebagaia bahan penghalang, akan tetapi menggunakan tali untuk menghalangi masuknya warna ke dalam serat kain. Membatik dengan proses ini disebut batik jumputan.
b. Batik tulis adalah batik yang dibuat melalui cara memberikan malam dengan menggunakan canting pada motif yang telah digambar pada kain.
c. Batik cap, adalah batik yang dibuat menggunakan alat cap (stempel yang umumnya terbuat dari tembaga) sebagai alat untuk membuat motif sehingga kain tidak perlu digambar terlebih dahulu.
d. Batik lukis, adalah batik yang dibuat dengan cara melukis. Pada teknik ini seniman bebas menggunakan alat untuk mendapatkan efek-efek tertentu. Seniman batik lukis yang terkenal di Indonesia antara lain Amri Yahya.
e. Batik modern, adalah batik yang cara pembuatannya bebas, tidak terikat oleh aturan teknik yang ada. Hal tersebut termasuk pemilihan motif dan warna, oleh karena itu pada hasil akhirnya tidak ada motif, bentuk, komposisi, dan pewarnaan yang sama di setiap produknya.
f. Batik printing, adalah kain yang motifnya seperti batik. Proses pembuatan batik ini tidak menggunakan teknik batik, tetapi dengan teknik sablon (screen printing). Jenis kain ini banyak dipakai untuk kain seragam sekolah.
Daerah penghasil batik di Jawa yang terkenal diantaranya Pekalongan, Solo, Yogyakarta, Rembang dan Cirebon.
4. Teknik Anyam
Benda-benda kebutuhan hidup sehari-hari, seperti keranjang, tikar, topi dan lain-lain dibuat dengan teknik anyam. Bahan baku yang digunakan untuk membuat benda-benda anyaman ini berasal dari berbagai tumbuhan yang diambil seratnya, seperti bamboo, palem, rotan, mendong, pandan dan lain-lain.
5. Teknik Tenun
Teknik menenun pada dasarnya hamper sama dengan teknik menganyam, perbedaannya hanya pada alat yang digunakan. Untuk anyaman kita cukup melakukannya dengan tangan (manual) dan hampir tanpa menggunakan alat bantu, sedangkan pada kerajinan menenun kita menggunakan alat yang disebut lungsi dan pakan. Daerah penghasil tenun ikat antara lain
6. Teknik membentuk
Penegertian teknik membentuk di sini yaitu membuat karya seni rupa dengan media tanah liat yang lazim disebut gerabah, tembikar atau keramik. Keramik merupakan karya dari tanah liat yang prosesnya melalui pembakaran sehingga menghasilkan barang yang baru dan jauh berbeda dari bahan mentahnya.
Teknik yang umumnya digunakan pada proses pembuatan keramik diantaranya:
a. Teknik coil (lilit pilin)
b. Teknik tatap batu/pijat jari
c. Teknik slab (lempengan)
Cara pembentukan dengan tangan langsung seperti coil, lempengan atau pijat jari merupakan teknik pembentukan keramik tradisional yang bebas untuk membuat bentuk-bentuk yang diinginkan. Bentuknya tidak selalu simetris. Teknik ini sering dipakai oleh seniman atau para penggemar keramik.
d. Teknik putar
Teknik pembentukan dengan alat putar dapat menghasilkan banyak bentuk yang simetris (bulat, silindris) dan bervariasi. Cara pembentukan dengan teknik putar ini sering dipakai oleh para pengrajin di sentra-sentara keramik. Pengrajin keramik tradisional biasanya menggunakan alat putar tangan (hand wheel) atau alat putar kaki (kick wheel). Para pengrajin bekerja di atas alat putar dan menghasilkan bentuk-bentuk yang sama seperti gentong, guci dll
e. Teknik cetak
Teknik pembentukan dengan cetak dapat memproduksi barang dengan jumlah yang banyak dalam waktu relatif singkat dengan bentuk dan ukuran yang sama pula. Bahan cetakan yang biasa dipakai adalah berupa gips, seperti untuk cetakan berongga, cetakan padat, cetakan jigger maupun cetakan untuk dekorasi tempel. Cara ini digunakan pada pabrik-pabrik keramik dengan produksi massal, seperti alat alat rumah tangga piring, cangkir, mangkok gelas dll
Disamping cara-cara pembentukan diatas, para pengrajin keramik tradisonal dapat membentuk keramik dengan teknik cetak pres, seperti yang dilakukan pengrajin genteng, tegel dinding maupun hiasan dinding dengan berbagai motif seperti binatang atau tumbuh-tumbuhan
Tuesday, 23 February 2016
Batik Indonesia
batik
Basically, batik is an art that uses canting as a tool for painting. Canting itself is a small bowl-shaped device made of copper and has a carat or monong, with a stalk of bamboo or wood that can be filled the malam (wax) as a material for painting. This canting can create a collection of lines, dots or cecek that ultimately shape patterns. The patterns is then a decoration in Batik art.
Batik has been passed down from generation to generation until today. With this traditional pattern, since the first public imagination pours through the images in batik. Communities also have to know the traditional art of dyeing with natural materials before knowing staining with chemicals. Batik is spread almost throughout Indonesia has a form of decoration that varies between one and the other. In 2009, UNESCO recognized batik as an Intangible Cultural Heritage of Indonesia.
Friday, 18 July 2014
5 Indonesian cultural heritage
Indonesia's cultural heritage should be preserved and should be taken to protect and conserve the heritage of exceptional Sagat has been given as a precious relic.
1.
The first Indonesian cultural heritage, namely Wayang and recognized by UNESCO as a cultural heritage of Indonesia in 2003 Puppet as "Masterpieces of World Culture" which is recognized by UNESCO not only puppets but puppets Indonesia Java, including wayang Balinese, Sundanese puppet show, puppet Lombok , etc.. The stories are played story about gods, martial, romance and heroism that the show is always accompanied by gamelan music.
Tuesday, 3 September 2013
CAT LUKIS TEXTILE MM UNTUK PRAKTEK SENI DAN KERAJINAN SEKOLAH
Info Cat Lukis Kain (Produk Cat)
CAT LUKIS KAIN MERK MM
Teruntuk Bapak Dan Ibu Guru Seni Dan Budaya Diseluruh Indonesia.
Kami Menyediakan Cat Lukis Kain Merk MM yang dapat diaplikasikan ke berbagai media praktek berbahan dasar kain. Telah banyak Bapak dan Ibu Guru Seni Budaya dari Seluruh Indonesia yang memesan Produk Cat lukis kami.
Cat Textile MM ini adalah cat asli merk dari MM Craft dengan bahan baku import standard kualitas nomer 1 terbaik di Eropa. Cat basis air tanpa mengandung minyak maupun alkohol. Sehingga aman digunakan untuk anak-anak melukis.
Info dan pemesanan lebih lanjut silahkan langsung hubungi saya melalui sms atau whatsapp di nomer kontak yang tertera di blog ini.
Segala pertanyaan mengenai lukis kain pasti dijawab.
Harga Khusus Untuk Praktek Mengajar
Dan Ujian Praktek Bapak Ibu Guru Seni
Budaya.
Kami Menyediakan Cat Lukis Kain Merk MM yang dapat diaplikasikan ke berbagai media praktek berbahan dasar kain. Telah banyak Bapak dan Ibu Guru Seni Budaya dari Seluruh Indonesia yang memesan Produk Cat lukis kami.
Cat Textile MM ini adalah cat asli merk dari MM Craft dengan bahan baku import standard kualitas nomer 1 terbaik di Eropa. Cat basis air tanpa mengandung minyak maupun alkohol. Sehingga aman digunakan untuk anak-anak melukis.
Info dan pemesanan lebih lanjut silahkan langsung hubungi saya melalui sms atau whatsapp di nomer kontak yang tertera di blog ini.
Segala pertanyaan mengenai lukis kain pasti dijawab.
Harga Khusus Untuk Praktek Mengajar
Dan Ujian Praktek Bapak Ibu Guru Seni
Budaya.
Info dan pemesanan:
IWAN 089637776669 / 081315222883
IWAN 089637776669 / 081315222883
JENIS TEXTILE
Dapat digunakan untuk melukis semua
jenis kain, kerudung, kaos, sepatu, levis, tas, dompet, topi,
sepatu, dll.
Dapat digunakan untuk melukis semua
jenis kain, kerudung, kaos, sepatu, levis, tas, dompet, topi,
sepatu, dll.
Dengan hasil lukisan lentur
tidak kaku dan tidak luntur.
tidak kaku dan tidak luntur.
CAT LUKIS KAIN MM
TERSEBUT BERBASIS AIR DAN
FINISHING HANYA DENGAN SETRIKA
TERSEBUT BERBASIS AIR DAN
FINISHING HANYA DENGAN SETRIKA
Untuk praktek mengajar guru seni budaya
lukis kain cat
textile tersedia ukuran botol 10ml, 30ml, 60ml,
diskon untuk pembelian banyak:
- 60ml harga 35.000- 30ml harga 20.000
- 10ml harga 7500
Tersedia Warna 12 :
putih, hitam, merah, kuning, biru, ungu,
violet, orange, pink, hijau, hijau muda,
coklat.
lukis kain cat
textile tersedia ukuran botol 10ml, 30ml, 60ml,
diskon untuk pembelian banyak:
- 60ml harga 35.000- 30ml harga 20.000
- 10ml harga 7500
Tersedia Warna 12 :
putih, hitam, merah, kuning, biru, ungu,
violet, orange, pink, hijau, hijau muda,
coklat.
We produce high-quality paints, with affordable prices, e1creative paint products have passed the laboratory test results so as to produce many varied colors, and color quality that empowered high resistance against environmental conditions and cost-effective in usage.
Warna 12 : putih, hitam, merah, kuning, biru, ungu, violet, orange, pink, hijau, hijau muda, coklat.
More information contact : IWAN 089637776669 / 081315222883
Get our original products only in MM CRAFT.
Our superior paint product:
CAT LUKIS KAIN MM We produce high-quality paints, with affordable prices, e1creative paint products have passed the laboratory test results so as to produce many varied colors, and color quality that empowered high resistance against environmental conditions and cost-effective in usage. Get our original products only in MM CRAFT.
Our superior paint product: * Textile * Textile Floating * Silk * Synthetic Cat Lukis Kain (Produk Cat)
PENGENALAN JENIS CAT LUKIS KAIN MERK MM
1.JENIS TEXTILE Dapat digunakan untuk melukis semua jenis kain, baik serat alam maupun serat synthetic. Dengan hasil lukisan lentur tidak kaku dan tidak luntur.
2.JENIS TEXTILE FLOATING Dapat digunakan untuk melukis semua jenis kain, baik serat alam maupun serat synthetic. Dengan hasil lukisan timbul namun lentur tidak kaku.
3.JENIS SYNTHETIC Dapat digunakan untuk melukis jenis kain serat buatan atau synthetic yang berwarna muda atau terang. Dengan hasil lukisan menyatu dengan kain dan sangat lembut.
4.JENIS SILK Dapat digunakan untuk melukis semua jenis kain, baik serat alam maupun serat buatan yang berwarna muda atau terang. Dengan hasil lukisan menyatu dengan kain dan sangat lembut.
SEMUA JENIS CAT LUKIS KAIN MM TERSEBUT BERBASIS AIR DAN FINISHING HANYA DENGAN SETRIKA
CAT LUKIS KAIN MM
Info Cat Lukis Kain (Produk Cat) CAT LUKIS KAIN MERK MM
Harga Khusus Untuk Praktek Mengajar Dan Ujian Praktek Bapak Ibu Guru Seni Budaya.
JENIS TEXTILE Dapat digunakan untuk melukis semua jenis kain, kerudung, kaos, sepatu, levis, sepatu, dll. Dengan hasil lukisan lentur tidak kaku dan tidak luntur. CAT LUKIS KAIN MM TERSEBUT BERBASIS AIR DAN FINISHING HANYA DENGAN SETRIKA
More information contact : IWAN 089637776669 / 081315222883
MM Craft
Jl Pesantren rt. 01 rw.04 no.65 Kreo Selatan, Ciledug, Tangerang.
Subscribe to:
Posts (Atom)




